Friday, May 23, 2014

Jumatulis #10 Gunung, Kipas, Buku, Jalan, Kabut ~ Rasa

"Ini apa?" Tanyanya pada seorang pria yang duduk disebelahnya.
"Selamat mengulang hari, Dinar. Hari ini usiamu berkurang satu tahun." Jawab pria yang duduk disebelahnya.
Dinar diam. Ia tak menanggapi ucapan ulangtahun dari seorang pria yang disebelahnya. Matanya tetap tertuju pada danau yang ada didepannya. Namun lelaki itu tetap memandangi wajah Dinar sesekali. Udara gunung memang tak akan pernah bisa bersahabat dengan tubuh manusia, dinginnya membuat Dinar  dan lelaki itu melepaskan jaket yang menutupi tubuhnya.
"Aku balik ke tenda ya, kamu jangan lama-lama di disini, udara sangat dingin sudah berkabut juga. Kamu istirahat, nanti malam kita kan harus jalan, hati-hati ya". Lelaki itu bangun dari duduknya, sambil menepuk pundak Dinar, ia kemudian berlalu menuju tenda. Setelah lelaki itu pergi menuju tendanya, Dinar perlahan membuka kado yang baru saja diberikan. Setelah dibuka, isi dari kado itu adalah sebuah buku berjudul "Mahameru Bersamamu" dan sebuah kipas kertas yang sudah lama Dinar inginkan. Dinar kemudian membolak-balik buku tersebut, ia menemukan sebuah catatan dari lelaki itu.

"Selamat mengulang hari Dinar. Selamat berkurang usia. Maaf aku hanya memberimu sebuah buku dan kipas, namun taukah kamu aku memiliki harapan besar dari pemberianku kali ini. Kamu tau, aku tak lagi benar-benar bisa menyimpan perasaanku padamu setelah bertahun-tahun aku menyembunyikannya darimu. Aku ingin seperti cerita dalam buku itu, Nar".


"Rud, kau lelaki baik, aku tak mungkin memungkiri itu setelah kita bertahun-tahun berteman. Namun, kau perlu tau, aku tak punya gairah sana sekali saat aku bersama lelaki."

3 comments:

  1. "Rud, kau lelaki baik, aku tak mungkin memungkiri itu setelah kita bertahun-tahun berteman. Namun, kau perlu tau, aku tak punya gairah sana sekali saat aku bersama lelaki."


    *Typo detected sana => sama kali ya*

    ReplyDelete
  2. Loh iya, Ehee makasih tante, nanti aku koreksi :) ngetik dari hape -.-

    ReplyDelete
  3. bhuwakakakaka
    pas kamisan gw nulis ttg LGBT, itu hape gw mau lw buang ehhh ternyata itikkk diem diem, x)))))

    ReplyDelete